Pengertian Sosialisasi
17/06/2010 8 Komentar
Istilah sosialisasi sudah familiar juga. Banyak orang menggunakannya untuk berbagai keperluan. Sampai saat ini masih saja banyak orang yang latah menggunakan kata yang satu ini, karena tidak pas penggunaannya. Sama saja halnya dengan orang memakai cincin. Memang cincin dipasang pada jari tangan. Akan tetapi ada saja orang memasangnya pada jari telunjuk atau ibu jari. Pada hal sebaiknya, agar indah dipandang tentunya dipasang pada jari manis. Seperti sebuah pemberitahuan selalu disebut juga dengan sosialisasi. Akibatnya istilah pemberitahuan atau pengumuman yang sebelumnya sangat familiar sudah menjadi asing bagi kalangan tertentu.
Dalam tulisan pendek ini akan dijelaskan pengertian dasar dari kata sosialisasi. Kata sosialisasi berasal dari kata sosial. Kata “sosial” digunakan untuk menunjukan sifat dari makhluk yang bernama manusia. Sehingga muncullah ungkapan “manusia adalah makhluk sosial”. Ungkapan ini berarti bahwa manusia harus hidup berkelompok atau bermasyarakat. Mereka tidak dapat hidup dengan baik kalau tidak berada dalam kelompok atau masyarakat. Dengan kata lain untuk hidup secara memadai dia harus berhubungan dengan orang lain. Masing-masing manusia (orang) saling membutuhkan pertolongan sesamanya.
Di dalam hubungan antara manusia dengan manusia lain yang paling penting proses terjadi adalah suatu reaksi yang menyebabkan munculnya berbagai tindakan. Reaksi itu disebut dengan proses sosial. Proses sosial itu terjadi disebabkan karena dalam tiap-tiap diri manusia Allah telah membenamkan perasaan “mawaddah ” dan ”rahmah”.
Mawaddah adalah perasan atau keinginan yang berupa harapan. Setiap orang memiliki harapan-harapan terhadap orang lain, terutama yang terdekat dengan dia. Seperti harapan tidak disakiti, harapan untuk selalu membantu dan harapan lainnya. Sebaliknya dalam tiap diri manusia itu ada sifat rahmah, dengan sifat ini seseorang selalu membantu atau mengasihi orang lain terutama yang terdekat dengan dia. Tiap orang selalu memberi atau mengasihi. Yang diberikan itu tentu saja dalam pengertian luas, bisa berupa seulas senyum, perlindungan, atau membantu meringankan kerja dan lain sebagainya. Makanya dengan sifat dasar dari manusia itu terjadilah interaksi. Dalam sosiologi biasa disebut dengan istilah interaksi sosial.
Interaksi sosial dapat diartikan sebagai hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara orang perorangan, antara orang dengan kelompok dan juga antara kelompok dengan kelompok manusia lainnya. Di dalam interaksi itu salah satu faktor yang sangat penting dalam kelancaran dan kesuksesannya adalah komunikasi. Dengan menggunakan bahasa yang sama maka proses komunikasi dalam berinteraksi akan terlaksana dengan mudah.
Pada prakteknya proses sosial ini terjadi dapat dibagi dua bentuknya, pertama proses interaksi yang menjurus kepada konflik. Dengan konflik orang-per-orang bisa saja terjadi pertengkaran, perkelahian atau peperangan dan dapat berakibat timbulnya perceraian atau perpecahan. Dan yang kedua interaksi yang menjurus kepada kondisi kejiwaan yang sepaham dan rasa persaudaraan atau menghasilkan hubungan baik sesamanya.
- Hubungan antar pribadi didalam kelompok
Interaksi sosial yang kedua ini yang mengantarkan seseorang kepada saling pengertian dan persaudaraan disebut sebagai sosialisasi. Proses sosialisasi adalah proses penyesuaian diri. Dengan kemampuan penyesuaian diri itulah orang dapat hidup dengan baik. Apa yang terjadi atau yang dilakukan dalam proses sosialisasi itu ?
Pertama adalah proses belajar atau belajar sosial, yaitu seseorang mempelajari berbagai macam peran sosial. Pada peran sosial itu ada berbagai fungsi yang harus dijalankan, yakni fungsi atau tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain atau kelompoknya. Peran sosial merupakan pola-pola tingkah laku yang umum yang dilakukan oleh orang yang mempunyai posisi sosial yang sama atau sederajat. Atau dengan kata lain yang di pelajari adalah bentuk tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain atau masyarakat. Di samping itu juga termasuk mempelajari seluk-beluk bahasa yang digunakan setiap hari.
Di dalam proses belajar sosial tersebut seseorang akan tahu dan memahami tingkah laku yang disukai atau diharapkan dan yang ditolak oleh orang lain atau kelompoknya. Sebagai contoh fungsi-fungsi orang tua selalu diharapkan oleh anak-anaknya. Berbicara yang tidak menyakitkan hati selalu diharapkan oleh setiap orang. Demikian juga dengan tingkah laku yang tidak diharapkan, mereka bersepakat didak melakukannya. Juga bersama-sama menolaknya.
- Bermain dengan suasana kekeluargaan, sosialisasi seperti ini akan memperkokoh persuadaraan.




Assalamu’alaikum.
Terima kasih Pak. Artikelnya sangat membantu dalam penambahan materi kuliah. Semoga ini terus berlanjut ya Pak
trimakasih pk.dgn artikel ney saya bisa lebih mengerti lgi tentang makna sosialisasi dan bisa nambah bhan tuk presentasi.TERUSKAN BPK DAN SEMANGAT
thanks bwt infonya bro, lg nyari pengertian sosialisasi bwt tgas ips
“proses sosialisasi adalah proses pembentukan sikap loyalitas sosial.” ada rujukan buku atau teori yang dengan istilah tersebut ga gan? masi butuh bahan referensi buku nih ane.
Terima kasih atas kunjungan Sdr. semoga Ilmu ini bermanfaat. Sebaiknya Sdr. memperkenal diri, supaya jelas bahan yang akan dikirim cocok dengan tingkat penddk Sdr. Bersama ini saya kirim kopian bagia dari sebuah buku yang dapat dijadikan reference. Wassalam Jalius
apakah tanpa adanya proses sosialisasi bisaka terbentuk keperibadian orang
Jelas tidak.
Kepribadian adalah produk dari sosialisasi.
thank, saya jadi tau apa arti kata sosialisai.