Mendidik Dengan Pendekatan Montessori


Setelah bertahun-tahun berekspresi terutama dalam pendidikan pra-sekolah, filsafat Montessori akhirnya digunakan, awalnya ditujukan, sebagai metode untuk melihat anak-anak mereka sebenarnya dan menciptakan lingkungan yang mendorong pemenuhan dan pengembangan potensi tertinggi – spiritual, emosional, fisik, dan intelektual – sebagai anggota keluarga, masyarakat dunia dan Cosmos. Pantas dunia berterima kasih kepadanya.

Dr Montessori memberi dunia sebuah pendekatan dan metode ilmiah, praktis dan dapat diuji, untuk membawa keluar yang terbaik pada manusia muda. Dia mengajar orang dewasa bagaimana menghormati perbedaan individu dan sistem kehidupan. Yang sangat penting lagi pendidikan Montessori menekankan interaksi sosial dan pendidikan dari seluruh kepribadian daripada pengajaran tubuh pengetahuan tertentu.

Praktek Montessori selalu up to date dan dinamis karena selalu diobservasi dan  menemukan kebutuhan yang terus-menerus dan spesifik untuk setiap anak. Ketika kebutuhan fisik, mental, spiritual, dan kebutuhan emosional anak-anak terpenuhi  ekpresi anak akan dapat terlihat dengan kegembiraan dan dorongan untuk bermain dan bekerja dengan semangat, belajar dan menciptakan penuh gairah. Mereka (para pendidik) menunjukkan keinginan untuk mengajar, membantu, dan perawatan untuk orang lain  di linkungan mereka.

Tinggi tingkat prestasi akademik begitu umum di sekolah-sekolah Montessori adalah hasil alamiah dari pengalaman berinteraksi  dengan lingkungan yang mendukung. Metode pendidikan Montessori adalah sebuah model yang  melayani kebutuhan anak-anak dari semua tingkatan kemampuan mental dan fisik saat mereka hidup dan belajar dalam kelompok,  alamiah sekali campuran usia yang sangat mirip dengan masyarakat mereka akan hidup sebagai orang dewasa.

Hari ini pusat pelatihan guru dan sekolah Montessori ada di semua benua. Ada kelas parenting Montessori, Nidos (sarang untuk bayi), mirip dengan TPA (Tempat Penitipan Anak) di Indonesia. Pendidikan  masyarakat untuk  bayi, seperti  Niños en casa (rumah anak-anak) untuk usia 3-6 tahun, mirip PAUD (pendidikan Anak Usia Dini) di Indonesia. Juga kelas untuk anak sampai usia delapan belas tahun di sekolah umum dan swasta. Yayasan Montessori bekerja di program  pengembangan anak  berbakat, dan untuk anak-anak cacat dari segala jenis bentuk perkembangan. Banyak orangtua menggunakan penemuan Dr Montessori untuk membesarkan / mendidik anak-anak mereka di rumah. Penemuan-penemuan Maria Montessori yang berharga bagi orang yang hidup dan bekerja dengan anak-anak dalam situasi apa pun, di berbagai belahan dunia.

Salah satu ciri terpenting dari metodologi Montessori adalah interaksi aktif dengan intensitas yang tinggi antara tiga komponen utama, yakni anak, pendidik dan lingkungan.

Karen di SPG saya juga pernah belajar tentang sistem pendidikan montessori, maka pantas sampai hari ini saya masih menginatnya. Semoga Montessori selalu menjadi pendidik yang dapat dicontoh.

Jalius HR

Lubuk Buaya   –   Padang   –  Indonesia

 

Iklan

Perihal Jalius. HR
[slideshow id=3386706919809935387&w=160&h=150] Rumahku dan anakku [slideshow id=3098476543665295876&w=400&h=350]

2 Responses to Mendidik Dengan Pendekatan Montessori

  1. sri roihanati says:

    mw tw pa2 ja pendekatan Montessori dunks….
    thx…….

  2. Jalius HR says:

    Buat Sri Roihanati…..
    1. Dia mengajar orang dewasa bagaimana menghormati perbedaan individu dan sistem kehidupan.
    2. Selalu mengobservasi dan menemukan kebutuhan yang terus-menerus dan spesifik untuk setiap anak
    3.Melayani kebutuhan anak-anak dari semua tingkatan kemampuan mental dan fisik saat mereka hidup dan belajar dalam kelompok,

    Semoga bermanfat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s