Pengertian Belajar


Belajar bukan merubah perilaku.

Dari berbagai literatur yang saya baca, secara umum dalam perspektif psikologi belajar dapat didefinisikan sebagai suatu proses perubahan perilaku individu seseorang berdasarkan praktik atau pengalaman baru, perubahan yang terjadi bukan karena perubahan secara alami atau karena menjadi dewasa yang dapat terjadi dengan sendirinya, namun yang dimaksud perubahan perilaku disini adalah perubahan yang dilakukan secara sadar dari reaksi dari situasi yang dihadapi.

Saya sering merenungkan dan berfikir, perilaku seperti apa yang harus dirubah ?  Terhadap pertanyaan tersebut ada beberapa kawan sejawat memberikan contoh yaitu dari tidak tahu menjadi tahu.  Jawaban tersebut diperoleh pada waktu yang berbeda dan tempat yang berlainan serta kepada kawan yang berlainan pula. Terkesan bagi saya seakan sudah ada kesepakatan terhadap contoh tersebut, terutama bagi yang disebut sebagai para ahli pendidikan.

Dari banyak kali saya berfikir, tentang hal  keadaan tidak tahu kita belum biasa mengatakan bahwa hal itu adalah sebuah perilakuKeadaan atau kondisi tidak tahu adalah suatu keadaan di mana seseorang belum tahu apa-apa, dia belum ada pengetahuan tentang sesuatu, dia belum tahu (memiliki) keterampilan tentang sesuatu atau dia belum mampu bersikap terhadap hal tertentu. Karena itu sang anak belum melakukan apa-apa sebagai sebuah perilaku.

Pada hal dalam proses belajar yang kita temui dalam kehidupan kita keseharian adalah  interaksi seseorang dengan objek yang dipelajari. Dalam interaksi itu terjadi pengalaman atu terhubungnya segenap pancaindera dengan objek yang dipelajari. Dari proses interaksi itu maka didapatlah gambaran tentang objek tersebut, gambaran itu diberi nama, inilah yang disebut dengan tahu atau dalam bentuk jamaknya pengetahuan.  Thorndike pernah  menyatakan bahwa belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon. Stimulus yaitu apa saja yang dapat merangsang terjadinya kegiatan belajar seperti pikiran, perasaan, atau hal-hal lain yang dapat ditangkap melalui alat indera. Sedangkan respon yaitu ineraksi yang dimunculkan peserta didik ketika belajar, yang juga dapat berupa pikiran, perasaan, atau gerakan/tindakan. Dengan kata lain belajar adalah proses atau serangkian kegiatan memberikan respon terhadap stimulus yang direncanakan untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan.

Pengertian yang sangat spesifik, menurut Watson, belajar adalah proses interaksi antara stimulus dan respon, namun stimulus dan respon yang dimaksud harus berbentuk tingkah  laku yang dapat diamati (observabel) dan dapat diukur. walaupun ia mengakui adanya perubahan-perubahan mental (bukan perilaku) dalam diri seseorang selama proses belajar, namun ia hal-hal tersebut sebagai faktor yang tak perlu diperhitungkan atau dapat diabaikan.

Kalau seandainya belajar itu adalah proses merubah perilaku, maka akan dimunculkan sebuah pertanyaan. Misalnya seorang anak pandai berlari dan sering berlari (berlari sebagai sebuah perilaku). Berlari sebagi sebuah kegiatan tingkah laku, maka kalau mau merobahnya dalam proses belajar, maka dirubah menjadi perilaku seperti apa ? Apakah dirubah menjadi hanya bisa berjalan ? Atau dari berlari kecepatan sedang menjadi berlari dengan kecepatan tinggi ? Kalaupun ada perilaku yang dirubah berapa banyak yang dapat dorubah dari keseluruhan belajar anak ? Makanya perlu kita hati-hati mengambil sebuah kesimpulan. Apakah juga setiap “perubahan perilaku” adalah proses belajar ? Dalam hal ini perlu juga kaedah  untuk membuat sebuah pengertian dan defenisi.

Menurut pemikiran yang seharusnya kalau merubah perilaku tentu akan sangat fatal akibatnya. Dalam bentuk apapun tingkah laku yang dirubah akan mendatangkan akibat yang tidak diinginkan.Perlu diingat bahwa belajar itu tujuan utamanya adalah menambah atau meningkatkan kemampuan keterampilan atau menambah perolehan pengetahuan. Hasil dari belajar itu dapat digunakan untuk merespon setiap stimulus yang datang dari lingkungan. Proses menanggapi atau merespon itulah yang dimaksud dengan perilaku.

Demikian untuk sementara, tulisan ini akan dilengkapi anlisanya kalau ada  persoalan dari pembaca.

Iklan

Perihal Jalius. HR
[slideshow id=3386706919809935387&w=160&h=150] Rumahku dan anakku [slideshow id=3098476543665295876&w=400&h=350]

2 Responses to Pengertian Belajar

  1. Yunafri Naf says:

    Mantap Pak…salut

    • Jalius HR says:

      Terima kasih Yunafri, Anda telah berkunjung ke Blog Explaining ini.
      Semoga ada manfaatnya,
      Salam dari saya
      Jalius.HR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s